Banyak orang mengira bahwa memperbaiki dinding dapat langsung dicat atau langsung pasang wallpaper.
Padahal, kondisi dinding seperti, kotor, berjamur atau lembap akan sangat menentukan perlakuan dan biaya pengerjaan.
Di artikel ini, kami akan menjelaskan secara detail terkait biaya, tahapan hingga durabilitas kedua material tersebut.
Sehingga, Anda lebih mudah memilih antara cat dinding atau wallpaper untuk perbaikan dinding rumah Anda.
Daftar Isi
TogglePerbedaan Utama Cat Tembok vs Wallpaper

Cat Tembok
Cat tembok memerlukan proses persiapan yang lebih intens, terutama untuk dinding lama.
Tahapan perbaikannya meliputi; kerok cat lama, perbaikan permukaan, plamir, amplas, cat dasar dan cat finishing (2–3 lapis).
Perlu digaris bawahi, tahapan diatas adalah tahapan yang paling proper ketika Anda ingin memperbaiki tampilan dinding rumah.
Kadang terdapat orang yang ingin cepat langsung melakukan amplas dan langsung dicat finishing.
Tergantung dari kondisi dinding dan ekspektasi hasil akhirnya.
Baca juga: Perbedaan Cat Interior dan Cat Eksterior Rumah
Wallpaper
Selama dinding tidak terdapat rembes ataupun lembab, maka pemasangan wallpaper untuk dinding sangatlah cepat.
Namun, apabila terdapat lembab, maka Anda perlu mencari titik asal aliran rembesannya.
Kemudian aplikasikan cat anti air sebelum pemasangan wallpaper agar tidak ada rembesan yang merusak wallpaper.
Dinding lembap dan rembes yang langsung ditimpa wallpaper akan membuat wallpaper cepat menggelembung, berjamur dan runtuh.
Perbandingan Biaya per Meter Persegi
Biaya Cat Tembok per Meter Persegi
- Harga cat interior: Rp900.000–Rp1.500.000 per 25 kg.
- Satu kaleng 25 kg biasanya cukup untuk ± 80–100 m² untuk 1 lapis.
- Karena idealnya pakai 3 lapis, total kebutuhan cat dikali 3.
- Estimasi biaya material per m²: Rp27.000–Rp56.000/m².
Biaya tersebut belum termasuk biaya tukang catnya ya.
Jika Anda tidak terbiasa mengecat atau merasa hasilnya tidak akan rapi, maka menyewa tukang cat adalah pilihan yang lebih aman.
Namun, jika Anda cukup kreatif dan mau meluangkan waktu untuk belajar secara otodidak, pengecatan adalah pekerjaan yang memungkinkan untuk dilakukan sendiri.
Hal ini bisa memangkas biaya cukup signifikan karena Anda hanya perlu membeli material tanpa membayar jasa.
Biaya Wallpaper Dinding per Meter Persegi
- Wallpaper kualitas menengah: Rp150.000 per roll dengan ukuran 0,53 m × 10 m (±5,3 m²).
- Estimasi biaya material per m²: ±Rp28.000/m².
Pemasangan wallpaper tingkat kesulitannya sedikit berbeda.
Selama Anda tipe orang yang rapi dan teliti, sekitar 80% orang sebenarnya bisa memasang wallpaper sendiri tanpa bantuan profesional.
Prosesnya cenderung lebih sederhana dibanding pengecatan berlapis.
Hanya saja, jika Anda menggunakan wallpaper bermotif yang perlu disambungkan dengan presisi agar pola tidak terputus, barulah jasa pemasang profesional lebih disarankan.
Jadi, biaya tenaga kerja pada wallpaper pun kembali pada preferensi Anda: ingin hasil standar tapi hemat, atau ingin presisi sempurna dengan tambahan biaya tukang.
Durabilitas Cat Tembok vs Wallpaper
Cat tembok dan wallpaper sebenarnya memiliki durabilitas yang mirip, karena keduanya digunakan untuk area interior yang cenderung stabil lingkungannya.
Keduanya bisa awet bertahun-tahun selama masalah lembap dan rembes sudah diperbaiki terlebih dahulu.
Yang membedakan hanya kemudahan penggantian dikemudian hari, dimana wallpaper lebih praktis diganti tanpa proses kerok atau bau cat baru.
Pada akhirnya pemilihan antara cat tembok atau wallpaper tergantung pada kesiapan budget yang Anda miliki.
Selain itu, dalam proses perbaikannyapun tidak ada pilihan yang paling benar untuk semua kondisi, karena kuncinya ada pada kondisi dinding dan kesiapan perbaikan.
Jika lembap, selesaikan dulu sumbernya sebelum memutuskan menggunakan cat atau wallpaper.








